HERI BLOG

EDUCATION

Macam macam Aliran metal

1.THRASH METAL

Metallica adalah band dengan aliran ini, seperti kita ketahui mereka telah menjadi icon industri ROCk dengan BLACK ALBUM-nya yang fenomenal. Sampai sekarang Thrash Metal-lah salah satu Underground Metal yang paling banyak mendapatkan perhatian dari Major Label (industri rekaman ternama).

Terpengaruh oleh band dari Inggris, Thrash Metal lebih-lebih berkembang di Amerika (kecuali Sepultura yang berasal dari Brazil).
Di awal tahun 80-an aliran Thrash Metal menghasilkan Masterpiece-masterpiece yang artistik seperti:
Master Of Puppets, Metallica (Elektra 1996),
Reign In Blood, Slayer (American 1986), dan
Arise, Sepultura (Road Runner 1991).
Slayer dinobatkan sebagai The King of Underground Metal selama 1 dekade dan masih dihormati sampai sekarang ini. Tetapi mungkin, band Thrash Metal terbesar adalah Pantera yang terakhir mengadakan konser resmi 101 Proof (Eastwest).

2. DEATH METAL
Sebenarnya aliran ini cocok sebagai Soundtrack film-film horror. Semua band Death Metal memiliki nama band yang bertemakan kejadian tersebut diatas. Contohnya:
Deicide, Entombed, Morbid Angel, Brujeria,
Canibal Corpse, Six Feet Under, Malevolent Creations, Broken Hopes, Obituary dan Hiprocrisy. Pada tahun 1990-an, Underground ini lebih memasuki ke Extreme Metal seperti Grindcore yang dipelopori oleh Napalm Death dan Brutal Truth, lalu berkembang pada 1991 menjadi Death Metal Scandinavia oleh Entombed, Dismember, Unleashed, dan At The Gates.

Ada pula Melodic Death Metal yang berasal dari Gothenburg Swedia lalu berkembang di Finlandia dan Norwegia oleh band-band seperti Arch Enemy, Dark Tranquillity, dan Disessction. Kemudian ada istilah yang digunakan yaitu, Technical Death Metal yang di pelopori oleh Cynic, Atheist, Meshuggah, dan Death.

Lalu ada Progressive Death metal yang mungkin lebih cenderung ke visualisasi, pelopornya adalah Opeth, Pestilence, Death, Novembre dan mungkin Progressive Metal oleh Dream Theater, Queensryche, dan Fates Warning.

3. GRINDCORE
Aliran ini pertama kali diperkenalkan oleh Napalm Death diakhir tahun 80-an. Sebuah kombinasi Death Metal dengan Hardcore Punk, yang liriknya banyak mengandung kritik-kritik politik. Band-band yang mengusung aliran ini diantaranya Brutal Truth dan Extreme Noise.

4. METALCORE
Dengan aksen vokal Stakato Hardcore dan melodi yang minimalis, Metalcore merupakan gabungan dari Thrash Metal dan Hardcore. Musik Metalcore berhasil menarik perhatian masyarakat musik Amerika di tahun 90-an dengan band seperti Earth Crisis, Intergrity, dan Deadguy.

5. DEATHCORE
Berkembang sebagai turunan dari Death Metal dengan ciri khas lirik yang persis seperti Death Metal, yaitu tentang kematian, neraka, setan, dan nuansa-nuansa mistik. Kebanyakan dari Death Metal adalah orang-orang Atheis, sedangkan Deathcore kebanyakan adalah orang-orang Agnostik.

Pada mulanya dipelopori oleh band-band seperti Dying Fetus, Suffocation dan Crytopsy dan sebagainya. Pada era 2000-an semakin banyak band Deathcore yang bermunculan seperti Job For A Cowboy, The Red Chord, All Shall Perish, Bring Me the Horizon dan lain-lain.
Deathcore sendiri cenderung bertempo cepat, hampir mirip aliran Metal Old School yang bersifat hancur-hancuran namun masih ada grip-grip melodic. 6. PROGRESSIV METAL
Merupakan cabang aliran Trash Metal yang paling kontras perubahannya. Musik ini menghadirkan suasana Classic New Wave dan ArtRock 70-an dengan paduan elemen melodi Jazzy abad 19, juga musik Romantic Classic, yang disuarakan dengan vokal tenor yang tinggi.
Band-band yang menganut aliran ini adalah Hellowen dari Jerman, Gamma Ray, Blind Guardian, Angra, dan band Amerika Dream Theater.

Musik yang agak slow dari aliran ini dikategorikan DOOM termasuk dari lagu-lagu St.Vitus, Candlemass, Trouble. Variasi dari musik mereka dengan
Slow n’ Heavy Sound menghasilkan suara-suara unik Phsycedellic, seperti lagu Slo-Burn (album Slo-Burn, MalliciousVinyl). Band-band DOOM kadang menggunakan Synthesizers untuk menghasilkan suasana Gothic (khususnya di visualisasi Vocal) seperti ditampilkan dalam lagu My Dying Bride (album Like Gods Of The Sun, Fierce/Mayhem) dan Avernus (album Of The Fallen, MIA). 7. FOLK METAL
Folk Metal adalah gabungan Heavy Metal dengan musik Folk (musik daerah), aliran ini digawangi oleh band-band sepertik Korpiklaani, Skyclad, Ensiferum, Fiintroll, Turisas dsb.
Walaupun kebanyakan musik Folk Metal lebih banyak berkembang di Skandinavia, Folk Metal juga berkembang di Timur Tengah seperi Orphaned Land dan Melechesh.

8. MATHCORE
Mathcore adalah perkembangan dari Metalcore yang memiliki ritme yang kompleks dan memiliki progressivitas yang tinggi. Band-band Mathcore banyak dipengaruhi band-band seperti Converge, Neurosis, Isis, dan The Dillinger Escape Plan. Band-band Mathcore yang baru-baru ini menuai popularitas adalah Protest The Hero, The Human Abstract dan lain sebagainya.

9. BLACK METAL
Lahir dari Metal Subteranian, di awal 80-an dengan band-band seperti Venom dan Mercyful Fate, dengan lirik vokal yang “Luciferian” (Satanic).

Band-band ini menampilkan sisi kegelapan alam baka, tampil diatas panggung dengan penampilan seperti mayat atau mengecat tubuh seperti tengkorak.
Aliran ini menampilkan musik Dead-Earnest Demonik dengan lirik-lirik pembunuhan atau pembakaran gereja. Secara teknis musik mereka menggunakan keyboard untuk menghasilkan suara Fuzzy dengan vokal yang menyayat.
Band-band yang menganut aliran ini antara lain LandMark (album Anthems of the Welkin at dust, Century Media), Dimmu Borgir (Enthroned Darkness Triumphant, Nuclear Beast) dan Crade Of Filth (Dusk and Her Embrance, Fierce/Mayhem).
Pertengahan tahun 1980-an, yang diprakarsai oleh band-band cadas seperti Venom, Hellhammer, Celtic Frost, dan Bathory. Pada akhir 80-an band Mayhem dan Burzum mengarah kedalam black metal gelombang kedua. 10. ALTERNATIVE METAL
Alternative Metal adalah salah satu sub-Genre Metal yang paling populer di awal 90-an, ketika popularitas Glam Metal mulai tenggelam akibat kemunculan Grudge pada akhir 80-an. Alternative Metal digunakan untuk mendeskripsikan band-band seperti Faith No More, Primus, Rage Against The Machine dan Jane’s Addiction yang menggabungkan Heavy Metal dan Alternative Rock.

Selain itu ada Industrial Metal yang diprakasai band seperti Ministry, Godflesh, Fear Factory dan Marilyn Manson. Industrial metal juga tumbuh pesat di Jerman, band seperti Rammstein ,Oomph!, Megaherz meraih popularitas yang cukup tinggi baik di negara asalnya dan juga dataran Eropa.

Lalu ada Punk Metal atau Crossover Thrash, adalah percampuran Thrash Metal dengan element-element kental dari Hardcore Punk. Suicidal Tendecies, Stromtroopers of Death, Corrosion of Conformity dan Dirty Rotten Imbeciles adalah sebagian band yang mengusung Genre ini.

Kemudian ada Groove Metal, adalah evolusi dari genre Thrash Metal yang muncul awal 90-an. Genre ini digawangi oleh Pantera, Sepultura, Lamb Of God, White Zombie dsb.

Nu Metal, Genre Alternative Metal yang ini adalah Metal modern yang bermain dengan nada Industrial. Band-band yang memainkannya adalah Korn, Slipknot, Limp Bizkit, Deftones hingga Disturbed.

11. DOOM METAL/GHOTIC METAL
Doom Metal adalah aliran yang lebih mengutamakan penekanan lirik, dengan tempo yang dibawah rata-rata sub-Genre Extreme Metal lainnya. Aliran ini terinspirasi oleh Black Sabbath era pertama, band yang termasuk aliran ini contohnya adalah Saint Vitus, Obsessed dan Candlemass.

Sedangkan Gothic Metal adalah evolusi dari Doom Metal, awal Genre ini adalah munculnya band-band Death/Doom dari Inggris yaitu My Dying Bride, Paradise Lost, Anathema. Band Gothic Metal sekarang banyak mengandalkan harmoni antara vocal pria dan wanita (terkadang dengan growl).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *